Media Interaktif Pengenalan Karakter Wayang Pandawa Dengan Metode Talking Stick Pada Siswa Kelas Iii Sekolah Dasar Negeri Jatisari Semarang

Erria Dilasetiara

Sari


Berdasarkan hasil observasi, Metode pembelajaran yang digunakan di SD N Jatisari
Semarang yaitu berupa ceramah, diskusi, tanya jawab dengan media buku. Metode pembelajaran
yang selama ini diterapkan belum cukup berdampak pada tingkat pemahaman siswa terhadap
materi yang diajarkan. Metode yang digunakan kurang berhasil sehingga siswa merasa bosan
dan jenuh. Upaya untuk mengatasi masalah proses pembelajaran perlu adanya sebuah solusi
dengan metode baru yang bisa dikembangkan. Penelitian ini menggunakan konsep media
interaktif metode Talking Stick dengan menambahkan interaksi dan membawa fitur-fitur menarik
serta sistem untuk kenikmatan yang lebih baik dan beragam melalui tokoh-tokoh yang
mempunyai karakter baik dan sekaligus memiliki sejarah yaitu menggunakan media wayang.
Dari hasil analisa,konsep media yang dipilih sebagai media interaktif pengenalan karakter
wayang Pandawa dalam bentuk tampilan kartun Manga (kartun aliran Jepang) sehingga menjadi
lebih menarik tanpa mengurangi nilai kerifan lokal yang terdapat di dalamnya. Kelebihan media
ini yaitu memodifikasi produk pengenalan wayang melalui layanan digital pada sistem berbasis
komputer yang merespon tindakan pengguna, selain itu produk memiliki kelebihan lain yaitu guru
dapat merubah atau mengganti soal evaluasi. Hasilnya dari data angket siswa sebelum
menggunakan media pembelajaran yakni berada pada kategori rata rata 41% - 60% termasuk
dalam kategori yang cukup rendah, sedangkan dari data nilai siswasetelah menggunakan media
berada pada kategori 81% - 100% termasuk dalam kategori sangat tinggi.
Kata kunci : metode pembelajaran,media interakti, metode talking stick, karakter wayang
pandawa,


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Indexed by