Penggunaan Jasa Perbankan Syariah Sebagai Upaya Meningkatkan Shariah Financial Inclusion
Studi Pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar
DOI:
https://doi.org/10.51903/e-bisnis.v18i2.3073Keywords:
Islamic Banking; Shariah Financial Inclusion; Mobile BankingAbstract
This study aims to describe how the use of Islamic banking services contributes to enhancing shariah financial inclusion among students of Universitas Muhammadiyah Makassar. The research employed a qualitative descriptive approach involving eight student informants from various faculties selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, non-participant observations, and documentation during May-July 2025. Data analysis followed the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing in an interactive manner. The findings indicate that most students understand the basic principles of Islamic finance (prohibition of riba, profit-sharing, clarity of contracts, and transparency), although financial literacy is not evenly distributed. Experiences in using Islamic banking services were generally positive, with account opening procedures and contractual clarity being well appreciated
References
Aisyah, S. (2020). Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Syariah Terhadap Keputusan Menggunakan Produk Perbankan Syariah (Studi Mahasiswa Ekonomi Syariah Dan Perbankan Syariah Wilayah Kabupaten Bantul Yogyakarta). Agniya jurnal ekonomi (Online), Vol. 2, No. 1. doi:(https://doi.org/10.30596/aghniya.v2i1.3907, diakses 22 Januari 2024)
Allen, F., Demirgüç-Kunt, A., Klapper, L., & Peria, M. S. M. (2016). The foundations of financial inclusion: Understanding ownership and use of formal accounts. Journal of Financial Intermediation, 27, 1–30.
Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani Press.
Apriani, R. (2024). Pengaruh literasi keuangan syariah terhadap inklusi keuangan syariah pada mahasiswa perguruan tinggi. Jurnal Ekonomi Syariah, 12(1), 45–56.
Ascarya. (2019). Inklusi keuangan syariah: Konsep, urgensi, dan strategi pengembangan. Jakarta: Bank Indonesia Institute.
Asian Development Bank. (2019). Financial inclusion in Asia and beyond: The role of digital finance. ADB. https://www.adb.org/publications/financial-inclusion-asia-and-beyond
Basori, A., Maslichah, M., & Mawardi, M. C. (2022). Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Syariah terhadap Keputusan menggunakan Produk Perbankan Syariah (Studi pada Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah FEB UNISMA). Islamic and Economics Finance Journal (Online), Vol. 3, No. 1. Retrieved from (https://jim.unisma.ac.id/index.php/laswq/article/view/17647, diakses 21 19 Januari 2024)
Basrowi, B. (2020). Analisis peran perbankan syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 6(3), 321–334.
Badan Pusat Statistik. (2021). Hasil sensus penduduk Indonesia tahun 2020. Jakarta: BPS. Retrieved from https://www.bps.go.id
Bank Indonesia. (2014). Booklet keuangan inklusif Indonesia. Bank Indonesia. https://www.bi.go.id/id/publikasi/keuangan-inklusif/
Chen, H., & Volpe, R. P. (1998). An analysis of personal financial literacy among college students. Financial Services Review (Online), Vol. 7, No. 2, 107-128. doi:(https://doi.org/10.1016/S1057-0810(99)80006-7, diakses 20 Januari 2024)
Dewi, G. (2004). Hukum Perikatan Islam di Indonesia. Depok: Prenadamedia Group.
Demirgüç-Kunt, A., Klapper, L., Singer, D., Ansar, S., & Hess, J. (2018). The Global Findex Database 2017: Measuring financial inclusion and the fintech revolution. World Bank. https://www.worldbank.org/en/publication/globalfindex
Dimiati, A. (2024). Brand image dan word of mouth terhadap keputusan menggunakan produk bank syariah. Jurnal Manajemen Syariah, 8(2), 112–124.
Fatmawati, S. (2024). Pengaruh literasi keuangan terhadap inklusi keuangan syariah masyarakat perkotaan. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 10(1), 77–90.
Garman, E. T., & Forgue, R. E. (2010). Personal Finance. Boston: CENGAGE Learning.
Hasan, Z. (2014). Financial inclusion and Islamic finance: Organizational formats, products, outreach, and sustainability. Islamic Economic Studies, 22(1), 79–120. https://doi.org/10.12816/0004131
Khan, F. (2015). Islamic finance and financial inclusion: A case for Malaysia. Humanomics, 31(3), 354–371. https://doi.org/10.1108/H-06-2014-0040
Kurniawan, A. (2024). Peran modal sosial dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi Z. Jurnal Sosial Ekonomi Syariah, 5(1), 25–39.
Kholis, M. (2023). Strategi literasi digital dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah. Jurnal Keuangan Islam, 9(2), 134–146.
Maulani, A. (2012). Tranformasi Learning dalam Pendidikan Multikultural Keberagaman. Jurnal Pembangunan Pendidikan (Online), Vol. 1, No. 1. doi:(https://doi.org/10.21831/jppfa.v1i1.1049, diakses 21 Januari 2024)
Maab, N. (2024). Literasi keuangan syariah mahasiswa dan implikasinya terhadap penggunaan produk bank syariah. Jurnal Ekonomi Islam Kontemporer, 7(2), 201–215.
Mustini, S., Rahmawati, A., & Putra, D. (2023). Fintech syariah dan pengaruhnya terhadap inklusi keuangan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Digital Syariah, 4(3), 145–160.
Nesti, F. (2023). Pengaruh literasi keuangan dan literasi digital terhadap minat menggunakan layanan digital bank syariah. Jurnal Perbankan Syariah, 11(2), 178–191.
Obaidullah, M., & Khan, T. (2008). Islamic microfinance development: Challenges and initiatives. Islamic Research and Training Institute, Islamic Development Bank. https://doi.org/10.2139/ssrn.1506073
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia 2021–2025. OJK. https://www.ojk.go.id/id/kanal/edukasi-dan-perlindungan-konsumen/
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei nasional literasi dan inklusi keuangan 2022. Jakarta: OJK. Retrieved from https://www.ojk.go.id
Remund, D. L. (2010). Financial Literacy Explicated: The Case for a Clearer Definition in an Increasingly Complex Economy. Journal of Consumer (Online), Vol. 44, No. 2. doi:(https://doi.org/10.1111/j.1745-6606.2010.01169.x, diakses 20 Januari 2024)
Saragi, D. D., & Rahmi, D. (2022). Pengaruh Literasi Keuangan Syariah terhadap Keputusan Mahasiswa S-1 Unisba dalam Menggunakan Produk Bank Syariah. Jrieb: Jurnal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis (Online), Vol. 2, No. 2. doi:(https://doi.org/10.29313/jrieb.vi.1180, diakses 22 Januari 2024)
Sarma, M. (2012). Index of financial inclusion – A measure of financial sector inclusiveness. Berlin Working Papers on Money, Finance, Trade and Development, 7. https://doi.org/10.2139/ssrn.1729642
Sari, B. P., Rimbano, D., Marselino, B., Sandi, C. A., & Hairum, R. R. (2022). Determinasi Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja dan Keberlangsungan Usaha UMKM. Owner Riset dan Jurnal Akuntasi, Vol. 6, No. 3. doi:(https://doi.org/10.33395/owner.v6i3.928, diakses 21 Januari 2024)
Setyaningrat, D. (2023). Digitalisasi perbankan syariah sebagai upaya meningkatkan inklusi keuangan di era industri 4.0. Jurnal Inovasi Ekonomi Islam, 3(1), 89–102.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Sutrisno, Y. (2012). Financial Attitudes dan Spending Habits Mahasiswa ditinjau dari Perbedaan Jenis Kelamin. Salatiga: Fakultas Ekonomi.
Thomas, G. N., Ramadhanti, S. M., & Indriaty, L. (2024). The impact of financial literacy, social capital, and financial technology on financial inclusion of Indonesian students. arXiv.
Umam, K., & Utomo, B. S. (2017). Perbankan Syariah. Jakarta: Rajawali Pers.
World Bank. (2018). Financial inclusion. Washington, DC: World Bank. Retrieved from https://www.worldbank.org
Yulianto, A. (2018). Pengaruh Literasi Keuangan Syariah Terhadap Keputusan Penggunaan Produk Atau Layanan Lembaga Keuangan Syariah. Jurnal Universitas Islam Indonesia (Online), Vol. 2, No. 1. Retrieved from (https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/11599, diakses 21 Januari 2024)



