Design and Implementation of a Web-Based Work Order Auto-Dispose System to Optimize Vendor Workload at CV Anugrah Sejahtera Wibowo, Semarang

Authors

  • Gilang Dwi Nugroho Universitas STEKOM
  • Rudjiono Rudjiono Universitas Sains dan Teknologi Komputer Semarang
  • Candra Supriadi Universitas Sains dan Teknologi Komputer Semarang

DOI:

https://doi.org/10.51903/elkom.v19i1.3936

Keywords:

Auto Dispose, Work Order, Least Connection, PHP, MySQL

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pendistribusian Work Order di CV Anugrah Sejahtera Wibowo Semarang yang masih dilakukan secara manual, yaitu melalui pencatatan spreadsheet dan komunikasi pesan instan, tanpa adanya perhitungan beban kerja vendor secara objektif. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengimplementasikan Sistem Auto Dispose Work Order berbasis web yang dapat mendukung pemerataan beban kerja vendor dan monitoring pekerjaan yang lebih terstruktur. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi operasional, dan studi pustaka, kemudian dianalisis melalui analisis kebutuhan sistem, validasi desain, uji coba pengguna, dan Black Box Testing. Sistem diimplementasikan menggunakan PHP, MySQL, dan Bootstrap dengan algoritma Least Connection untuk menentukan vendor penerima Work Order baru berdasarkan jumlah pekerjaan aktif paling sedikit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli memperoleh skor 32 dengan kategori Sangat Baik, uji coba pengguna akhir memperoleh rata-rata skor 36,3 dengan kategori Sangat Baik, dan seluruh 12 skenario Black Box Testing menghasilkan keluaran sesuai harapan. Berdasarkan hasil tersebut, sistem dapat mengurangi subjektivitas penugasan, membantu pemerataan beban kerja vendor, meningkatkan monitoring pekerjaan, dan mendukung evaluasi kinerja vendor.

References

[1] Pressman, R. S., & Maxim, B. R. (2020). Software Engineering: A Practitioner's Approach. McGraw-Hill.

[2] Sommerville, I. (2016). Software Engineering. Pearson Education.

[3] Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2021). Management Information Systems. Pearson Education.

[4] Kendall, K. E., & Kendall, J. E. (2019). Systems Analysis and Design. Pearson.

[5] Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2020). Operations Management. Pearson Education.

[6] Tanenbaum, A. S., & Van Steen, M. (2017). Distributed Systems: Principles and Paradigms (3rd ed.). Pearson Education.

[7] Welling, L., & Thomson, L. (2017). PHP and MySQL Web Development (5th ed.). Addison-Wesley.

[8] Otto, M., & Thornton, J. (2022). Bootstrap Documentation v5.2. The Bootstrap Authors. https://getbootstrap.com/docs/

[9] Booch, G., Rumbaugh, J., & Jacobson, I. (2017). The Unified Modeling Language User Guide (2nd ed.). Addison-Wesley.

[10] Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

[11] Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2018). Organizational Behavior. Pearson Education.

[12] Pratama, D. (2022). Implementasi sistem manajemen Work Order berbasis web. Jurnal Rekayasa Perangkat Lunak, 5(2), 66-75.

[13] Sari, R., & Wijaya, T. (2021). Sistem monitoring Work Order berbasis web untuk pengambilan keputusan real-time. Jurnal Informatika, 10(3), 112-121.

[14] Putra, A., & Nugroho, B. (2019). Pengembangan sistem informasi berbasis web untuk distribusi pekerjaan operasional. Jurnal Sistem Informasi, 15(2), 85-94.

[15] Rahman, A., Suryadi, D., & Prakoso, H. (2020). Sistem distribusi tugas otomatis untuk efisiensi operasional. Jurnal Teknologi Informasi, 8(1), 45-53.

Published

2026-07-28

How to Cite

[1]
“Design and Implementation of a Web-Based Work Order Auto-Dispose System to Optimize Vendor Workload at CV Anugrah Sejahtera Wibowo, Semarang”, ELKOM , vol. 19, no. 1, pp. 366–381, Jul. 2026, doi: 10.51903/elkom.v19i1.3936.