Policy of Screening for Plagiarism

Jurnal JAKSA: Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan Politik memiliki komitmen kuat terhadap integritas dan orisinalitas karya ilmiah. Setiap naskah yang dikirimkan oleh penulis akan disaring (screening) untuk mendeteksi adanya unsur plagiarisme sebelum memasuki proses penelaahan (peer review).

Proses pemeriksaan kesamaan dilakukan menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme (TURNITIN), dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Batas maksimum tingkat kesamaan (similarity index) yang diperbolehkan adalah 20%.

  2. Naskah dengan tingkat kesamaan lebih dari 20% akan dikembalikan kepada penulis untuk direvisi dan diperbaiki sebelum dapat dipertimbangkan untuk proses penelaahan.

  3. Naskah dengan tingkat kesamaan di atas 40% akan ditolak langsung (rejected/decline) tanpa proses review lebih lanjut.

  4. Redaksi berhak untuk melakukan pemeriksaan ulang terhadap naskah pada tahap mana pun selama proses editorial jika terdapat indikasi plagiarisme tambahan.

  5. Segala bentuk plagiarisme, termasuk duplikasi, parafrasa tanpa sumber, publikasi ganda (self-plagiarism), atau penjiplakan sebagian dari karya orang lain, dianggap pelanggaran serius terhadap etika publikasi ilmiah.

Dengan mengirimkan naskah ke Jurnal JAKSA, penulis dianggap telah menyatakan bahwa karya tersebut adalah hasil penelitian orisinal, belum pernah dipublikasikan di tempat lain, dan bebas dari unsur plagiarisme.