Perlindungan Konsumen terhadap Produk Makanan yang Mengandung Bahan Berbahaya
DOI:
https://doi.org/10.51903/6mqwdj28Keywords:
Consumer Protection , Hazardous Chemical Substances , Business Actor Liability , BPOMAbstract
The circulation of food products containing hazardous chemical substances remains a serious issue in consumer protection efforts in Indonesia. This condition poses significant risks to public health and indicates that food safety regulations have not yet been fully effective. This study aims to analyze the forms of legal protection for consumers, the liability of business actors for consumer losses, and the role of the Food and Drug Supervisory Agency (BPOM) in supervising and enforcing against the distribution of food products containing hazardous chemical substances. This research employs a normative juridical method with a statutory approach, conducted through a literature review of primary, secondary, and supporting legal materials. The results show that consumer protection is comprehensively regulated by Law Number 8 of 1999 on Consumer Protection, Law Number 18 of 2012 on Food, and relevant BPOM regulations. Business actors are strictly liable for consumer losses and may face civil, administrative, and criminal sanctions. BPOM plays a strategic role in supervision and enforcement; however, it still faces various challenges in practical implementation. Therefore, strengthening supervision, ensuring consistent law enforcement, and increasing legal awareness among business actors and consumers are necessary to achieve effective consumer protection.
References
Amalia, R. A., & Mulyanti, A. S. (2024). Peranan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam mengawasi peredaran obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat. Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 2(4), 182–198. https://doi.org/10.59246/aladalah.v2i4.984
Anjani, N. W. C. D., & Yustisia Utami, P. D. (2024). Tanggung jawab pelaku usaha terhadap kelalaian pengolahan bahan makanan dalam perspektif hukum perlindungan konsumen. Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum, 12(4), 389–400. https://ojs.unud.ac.id/index.php/kerthanegara/article/view/111323
Asaroh, E. (2019). Peran Badan Pengawas Obat dan Makanan dalam Menanggulangi Peredaran Obat Non-Halal (studi Kasus Suplemen Viostin DS). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44719
Indonesia. Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2023). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 22 Tahun 2023 Tentang Bahan Baku Yang Dilarang Dalam Pangan Olahan Dan Bahan Yang Dilarang Digunakan Sebagai Bahan Tambahan Pangan. peraturan.bpk.go.id/details/284990/peraturan-bpom-no-22-tahun-2023
Darnia, M. E., Azmy, A. T., Azmy, A. T., Fasya, A., Amelia, E., Maulana, F., & Widiriyani, U. (2023). Perlindungan Konsumen terhadap Sistem Pengembalian Uang Pada Pelanggan di Industri Retail. Perkara : Jurnal Ilmu Hukum Dan Politik, 1(4), 31–43. https://doi.org/10.51903/perkara.v1i4.1439
Latama, J., Junus, N., Towadi, M., & Elfikri, N. F. (2024). Tanggungjawab Pelaku Usaha Bagi Konsumen Terhadap Keamanan Pangan Dalam Prespektif Hukum Perlindungan Konsumen. Hakim: Jurnal Ilmu Hukum Dan Sosial, 2(1), 211–224. https://doi.org/10.51903/hakim.v2i1.1555
Muthiah, A. (2017). Tanggung Jawab Pelaku Usaha Kepada Konsumen Tentang Keamanan Pangan dalam Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen. Dialogia Iuridica, 7(2), 1–23. https://doi.org/10.28932/di.v7i2.712
PATPI. (2020). Ketahanan dan keamanan pangan Indonesia: Sekarang dan ke depan.
RI. (2012). Undang-undang Republik Indonesia nomor 18 tahun 2012 tentang pangan. https://www.peraturan.go.id/id/uu-no-18-tahun-2012
Sari, N., Tanjung, J. H. S., & Amalia, A. (2025). Perlindungan Hukum terhadap Reseller Akibat Penjual Melakukan Wanprestasi dalam Jual Beli Online: Studi Putusan Nomor 629/Pdt.G/2022/PN Jkt.Sel. Politika Progresif: Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora, 2(1), 85–94. https://doi.org/10.62383/progres.v2i1.1312
Sari, Y. I., & Azmi, M. R. (2025). Perlindungan Hukum Konsumen terhadap Produk UMKM yang Tidak Bersertifikat SNI dan BPOM / Consumer Legal Protection for MSME Products Not Certified by SNI and BPOM. Jurnal USM Law Review, 8(2), 639–655. https://doi.org/10.26623/julr.v8i2.11064
Suparto, S., & Yuanitasari, D. (2025). Perempuan dan Anak sebagai Konsumen Rentan: Tantangan dan Reformasi Hukum Perlindungan Konsumen. Jaksa : Jurnal Kajian Ilmu Hukum Dan Politik, 3(2), 39–49. https://doi.org/10.51903/x83aay45
Tania, I., Setyawan, F., & Adiwibowo, Y. (2025). Perlindungan hukum terhadap konsumen atas peredaran produk pangan olahan yang mengandung bahan kimia berbahaya. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(2), 4458–4466. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i2.44054
Wahongan, A. S., Simbala, Y., & Gosal, V. Y. (2021). Strategi Mewujudkan Keamanan Pangan dalam Upaya Perlindungan Konsumen. LexEtSocietatis, 9(3), 41–66. https://doi.org/10.35796/les.v9i3.36435
Wati, L., & Wulandari, R. (2025). Zat Berbahaya pada Makanan. Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU), 2(5), 1112–1118. https://doi.org/10.61722/jinu.v2i5.6075
Wicaksono, D., Setyawan, F., & Adiwibowo, Y. (2025). Perlindungan Konsumen terhadap Produksi dan Peredaran Barang yang Tidak Memenuhi Standar. Simbur Cahaya, 32(2), 341–362. https://doi.org/10.28946/sc.v32i2.5124
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 sindi sindi, Apri Amalia, Zarieva Yousif, Malika Ramadhani, Sandi Almirah Putri, Nadia Surati Annisa, Daniel Syahputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



6.png)