Kedudukan dan Kewenangan ATR/BPN dalam Penyelesaian Sengketa Pertanahan melalui Mekanisme Non-Litigasi
DOI:
https://doi.org/10.51903/bpbzan40Keywords:
ATR/BPN, Sengketa Pertanahan, Non-LitigasiAbstract
This study aims to analyze the legal basis for the authority of the Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning/National Land Agency (ATR/BPN) in resolving land disputes, examine the dispute resolution mechanism through non-litigation channels, and explain the position of ATR/BPN as a facilitator and mediator in realizing legal certainty in land issues. The research method used is normative legal research with a statutory approach and a conceptual approach. Data sources were obtained from primary legal materials in the form of laws and regulations as well as secondary legal materials in the form of books, scientific journals, and expert doctrines relevant to the research object. The results of the study indicate that the authority of ATR/BPN in resolving land disputes has a strong legal basis, namely the 1945 Constitution, Law Number 5 of 1960 concerning Basic Agrarian Principles (UUPA), and Regulation of the Minister of ATR/BPN Number 21 of 2020 concerning Handling and Settlement of Land Cases. The non-litigation mechanism is implemented through the stages of complaints, verification, clarification, and mediation. In practice, the ATR/BPN acts as a neutral facilitator and mediator, helping the parties reach an agreement. The implications of this research indicate that the non-litigation mechanism facilitated by the ATR/BPN has the potential to support simpler, more efficient, and more consensus-oriented land dispute resolution in accordance with applicable legal provisions.
References
Agustina, E. (2018). Kewenangan Wakil Menteri di Indonesia Ditinjau dari Hukum Administrasi Negara. Jurnal Hukum Media Bhakti, 2(1), 32–39.
Ajayi, V. O. (2023). A Review on Primary Sources Of Data And Secondary Sources Of Data. Available at SSRN 5378785.
Amanda, S. W. (2019). Penyelesaian Sengketa Pertanahan Melalui Jalur Non Litigasi di Badan Pertanahan Nasional Kota Jakarta Selatan. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
Anazif, S., & Fatimah, U. D. (2026). Analisis Konflik Antara Hak Pengelolaan dengan Hak Milik Adat dalam Sistem Hukum Agraria Indonesia. Ekasakti Jurnal Penelitian Dan Pengabdian, 6(2), 247–256. https://doi.org/10.31933/EJPP.V6I2.1430
Arizki, L. M. W., Rahman, A., & Fathoni, M. Y. (2023). Penerapan Peraturan Menteri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nomor 21 Tahun 2020 dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Melalui Mediasi:(Study Di BPN Lombok Tengah). Private Law, 3(2), 489–500.
Ashidiq, T. O. B. (2022). Peran Kantor Pertanahan Kabupaten Purwakarta Sebagai Mediator Para Pihak dalam Penyelesaian Sengketa Hak Atas Tanah Bersetifikat Ganda. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Fallonne, A. E., & Handayani, S. W. (2025). Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Hak Atas Tanah Adat di Badan Pertanahan Nasional. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(5), 7369–7372.
George, M. W. (2008). The elements of library research: What every student needs to know.
Hafid, M. A., Fahrezi, M. I., Altoffiestin, D., & Ridha, M. C. (2025). Problematika Konversi Sertifikat Fisik Lama ke Sertipikat Elektronik dalam Penyelesaian Sengketa Pertanahan: Studi Kasus Tumpang Tindih Sertifikat di Pagar Alam, Sumatera Selatan. Jurnal Hukum Sasana, 11(2), 521–541.
Hamzani, A. I., Widyastuti, T. V., Khasanah, N., & Rusli, M. H. M. (2023). Legal Research Method: Theoretical and Implementative Review. International Journal of Membrane Science and Technology, 10(2), 3610–3619.
Hati, K., Santoso, M. R. A., & Surono, T. B. A. (2025). Analisis Dasar Hukum dan Implementasi Arbitrase Syariah Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999. Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry, 1(2), 335–343.
Herwandi, H. (2010). Peran Kantor Pertanahan Dalam Rangka Penyelesaian Sengketa Tanah Secara Mediasi Di Kantor Pertanahan Jakarta Utara. UNIVERSITAS DIPONEGORO.
Ihsani, F. A. N., & Putra, G. P. (2024). Praktik Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Batas di Kantor Pertanahan Kota Kediri. Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum Dan Tata Negara, 2(4), 252–262.
Indonesia. (1960). Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (Vol. 144). Ganung Lawu.
Isvan, D., & Kenotariatan, M. M. (2026). Perlindungan Hukum terhadap Masyarakat dalam Penyelesaian Sengketa Pertanahan. Notary Law Journal, 5(1), 25–34. https://doi.org/10.32801/NOLAJ.V5I1.137
Khairi, A., & Rahayu, K. (2021). Analisis Yuridis Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam Menyelesaikan Sengketa Tanah Berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 21 Tahun 2020. Nunquam Moriuntur, 1, 27–43.
Mahanum, M. (2021). Tinjauan Kepustakaan. ALACRITY: Journal of Education, 1–12.
Malawat, R. A., & Tuasikal, H. (2025). Mediasi sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa di Indonesia. Rechtideal: Jurnal Ilmu Hukum, 1(1), 81–90.
Maulana, A., & Hutagalung, H. (2025). Reformasi Pengelolaan Tanah dalam Sistem Hukum Agraria di Indonesia: Tantangan dan Solusi untuk Mewujudkan Keadilan Sosial dan Keberlanjutan. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 3(1), 245–256.
Morgan, D. N., & Rasinski, T. V. (2012). The Power and Potential of Primary Sources. The Reading Teacher, 65(8), 584–594.
Munte, H., & Sagala, C. S. T. (2021). Perlindungan Hak Konstitusional di Indonesia. Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum, 8(2), 183–192.
Ningsih, R. K., & Tuasikal, H. (2025). Tantangan dan Solusi dalam Implementasi Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Tanah. Journal of Dual Legal Systems, 2(1), 70-89.
Novita, I. (2022). Kebijakan Hukum Kementerian ATR/BPN terhadap Pencegahan Mafia Tanah dalam Basis Penerapan Sistem Pendaftaran Tanah. Universitas Islam Sultan Agung (Indonesia).
Nugroho, D. H., Sukron, A., & Ismail, Y. (2023). Peran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam Penyelesaian Sengketa Waris Tanah Secara Mediasi. Yurijaya: Jurnal Ilmiah Hukum, 5(2), 21–30.
Paseki, D. J., Gerungan, C. A., & Taroreh, H. R. (2025). Penanganan dan Penyelesaian Sengketa Tanah Di Kabupaten Minahasa menurut Permen ATR/Kepala BPN Nomor 21 Tahun 2020. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 10(2), 419–432.
Ridwan, H. R., Heryansyah, D., & Pratiwi, D. K. (2018). Perluasan Kompetensi Absolut Pengadilan Tata Usaha Negara dalam Undang-Undang Administrasi Pemerintahan. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 25(2), 339–358.
Sajian, A., & Alif, A. (2024). Sengketa Pertanahan dan Peran Peradilan Tata Usaha Negara dalam Penyelesaiannya: Analisis Hukum Agraria. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 3(4), 148–200.
Salim, B. (2024). Kepastian Hukum yang Berkeadilan terhadap Hak Individu pada Penyelesaian Sengketa Tanah dalam Mewujudkan Kesejahteraan. Universitas Kristen Indonesia.
Sriyono, S. (2006). Peran Kantor Pertanahan Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Garapan di Kabupaten Karanganyar. program Pascasarjana Universitas Diponegoro.
Sulfian, A. S. (2025). Optimalisasi Peran Badan Pertanahan Nasional dalam Menyelesaikan Sengketa Agraria Melalui Jalur Mediasi. Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan, 24(1), 151–161.
Trisno, N. B., & Adjie, H. (2024). Urgensi Pembaharuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Keagamaan, 22(3), 319–327.
Wibowo, S. E. (2018). Memahami Makna Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Perihal Penguasaan oleh Negara terhadap Sumber Daya Alam Comprehend the Meaning of Article 33 of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia on State Authority Over Natural Resources. Jurnal Legislasi Indonesia, 12(4), 1–57.
Yunani, F. A. (2025). Penyelesaian Sengketa Tanah dengan Menggunakan Metode Mediasi di Badan Pertahanan Nasional (Studi Kasus Badan Pertanahan Nasional Brebes). Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Zahro, F. (2025). The Role of Mediation in Alternative Dispute Resolution as an Effective Solution for Non-Litigation Dispute Resolution. Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education, 3(3), 183–190.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Ma’shum, Sulistina Sulistina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









3.png)