Pengaruh Struktur Modal, Likuiditas, dan Reputasi Audit terhadap Profitabilitas Perusahaan Consumer Non-Cyclicals
DOI:
https://doi.org/10.51903/kompak.v19i1.4016Keywords:
Capital Structure, Profitability, Dividend Policy, Firm ValueAbstract
Profitabilitas merupakan salah satu ukuran utama untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba melalui pemanfaatan sumber daya yang dimiliki secara efisien. Tingkat profitabilitas mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan sekaligus menunjukkan efektivitas pengelolaan operasionalnya. Kinerja tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor internal, antara lain struktur modal, kemampuan menjaga likuiditas, serta kualitas auditor eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh struktur modal, likuiditas, dan reputasi audit terhadap profitabilitas perusahaan pada sektor Consumer Non-Cyclicals yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024, dengan ukuran perusahaan digunakan sebagai variabel kontrol.Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif menggunakan data panel yang mencakup 284 observasi dari 71 perusahaan selama empat tahun pengamatan. Sampel dipilih melalui teknik purposive sampling, sedangkan analisis dilakukan menggunakan Random Effects Model (REM). Untuk memperoleh estimasi parameter yang lebih andal, digunakan robust standard errors. Profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA), struktur modal diukur menggunakan Debt to Equity Ratio (DER), likuiditas menggunakan Current Ratio (CR), reputasi audit direpresentasikan oleh afiliasi auditor Big 4, dan ukuran perusahaan dihitung berdasarkan logaritma natural total aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DER berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, yang mengindikasikan bahwa peningkatan penggunaan utang cenderung menurunkan tingkat profitabilitas perusahaan. Sebaliknya, CR dan reputasi auditor Big 4 terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Selain itu, ukuran perusahaan juga memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap profitabilitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan struktur pendanaan yang optimal, pemeliharaan likuiditas yang memadai, serta pemilihan auditor bereputasi tinggi merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian mengenai determinan profitabilitas perusahaan sekaligus menjadi referensi bagi manajemen, investor, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan pada perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals di Indonesia.
References
[1] K. M. Eisenhardt, “Agency Theory: An Assessment and Review,” Acad. Manag. Rev., vol. 14, no. 1, pp. 57–74, 1989, doi: https://doi.org/10.5465/amr.1989.4279003.
[2] E. F. Brigham and J. F. Houston, Fundamentals of Financial Management. Cengage Learning, 2019.
[3] D. N. Gujarati and D. C. Porter, Basic Econometrics (5th ed.). McGraw-Hill Irwin., 2009.
[4] D. J. Skinner and S. Srinivasan, “Audit Quality and Auditor Reputation: Evidence from Japan,” Account. Rev., vol. 87, no. 5, pp. 1737–1765, 2012, doi: https://doi.org/10.2308/accr-50198.
[5] Bursa Efek Indonesia, “Saham [halaman klasifikasi sektor IDX-IC].” [Online]. Available: https://www.idx.co.id/id/produk/saham
[6] Kasmir, “Analisis Laporan Keuangan (Revisi),” Rajawali Pers.
[7] U. Sekaran and R. Bougie, Research Methods for Business: A Skill-Building Approach (7th ed.). John Wiley & Sons, 2016.
[8] M. C. Jensen and W. H. Meckling, “Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure,” J. financ. econ., vol. 3, no. 4, pp. 305–360, 1976, doi: https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X.
[9] B. Budiman and F. Margaretha, “Decoding Financial Performance: The Role of Leverage and Market Risk in Indonesia’s LQ45,” J. Akunt. dan Keuang., vol. 26, no. 2, pp. 118–130, 2024, doi: 10.9744/jak.26.2.118-130.
[10] B. T. T. Dao and T. D. N. Ta, “A meta-analysis: Capital structure and firm performance,” J. Econ. Dev., vol. 22, no. 1, pp. 111–129, 2020, doi: https://doi.org/10.1108/JED-12-2019-0072.
[11] Q. M. Nguyen and C. V. Nguyen, “Corporate governance , audit quality and firm performance – an empirical evidence,” Cogent Econ. Financ., vol. 12, no. 1, 2024, doi: https://doi.org/10.1080/23322039.2024.2334128.
[12] S. B. Green, “How many subjects does it take to do a regression analysis?,” Multivariate Behav. Res., vol. 26, no. 3, pp. 499–510, 1991, doi: https://doi.org/10.1207/s15327906mbr2603_7.
[13] M. Tanjung, “Examining the impact of liquidity and solvency ratios on firm’s profitability: Insights from the Indonesian tech companies,” J. Apl. Bisnis Dan Manaj., vol. 11, no. 1, pp. 190–202, 2025, doi: https://doi.org/10.17358/jabm.11.1.190.
[14] I. Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25 (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2018.
[15] C. C. A. C. Ansca, K. A. Suyapto, T. Pranoto, and V. P. Gunawan, “THE EFFECT OF CAPITAL STRUCTURE AND FINANCIAL STRUCTURE ON FIRM PERFORMANCE (An Empirical Study of The Financial Crisis 2008 and 2009 in Indonesia),” J. Akunt. dan Keuang. Indones., vol. 16, no. 2, pp. 206–223, 2019, doi: 10.21002/jaki.2019.11.
[16] G. Millo, “Journal of Statistical Software Robust Standard Error Estimators for Panel.,” 2017, doi: https://doi.org/10.18637/jss.v000.i00.
[17] L. E. DeAngelo, “Auditor size and audit quality,” J. Account. Econ., vol. 3, no. 3, pp. 183–199, 1981, doi: https://doi.org/10.1016/0165-4101(81)90002-1.
[18] T. M. H. As’ari and R. Yaya, “Capital investment, asset growth, liquidity, and state ownership on the financial performance of state-owned enterprises,” J. Reviu Akunt. Dan Keuang., vol. 10, no. 2, pp. 192–207, 2020, doi: https://doi.org/10.22219/jrak.v10i2.11793.
[19] M. D. Ayoush, A. A. Toumeh, and K. I. Shabaneh, “Liquidity, leverage, and solvency: what affects profitability of industrial enterprises the most?,” Invest. Manag. Financ. Innov., vol. 18, no. 3, pp. 249–259, 2021, doi: 10.21511/imfi.18(3).2021.22.
[20] R. M. Bushman and A. J. Smith, “Financial accounting information and corporate governance,” J. Account. Econ., vol. 32, no. 1–3, pp. 237–333, 2001, doi: https://doi.org/10.1016/S0165-4101(01)00027-1.
[21] Restuningsih, “ESG , audit quality , and political connections on firm value : The mediating role of leverage and profitability,” J. Akunt. Dan Audit. Indones., vol. 29, no. 2, 2025, doi: https://doi.org/10.20885/jaai.vol29.i ss2.art13.
[22] M. C. Jensen, “Agency Costs of Free Cash Flow, Corporate Finance, and Takeovers,” Am. Econ. Rev., vol. 76, no. 2, pp. 323–329, 1986, doi: https://www.jstor.org/stable/1818789.
[23] L. Che, O. Hope, and J. C. Langli, “How Big-4 firms improve audit quality,” Manage. Sci., vol. 66, no. 10, pp. 4552–4572, 2020, doi: https://doi.org/10.1287/mnsc.2019.3370.
[24] E. Mardiati, K. Rosalina, P. T. Avanti, and L. F. LH, “Determinants of audit quality: Evidence from Indonesia.,” J. Akad. Akunt., vol. 5, no. 4, pp. 448–461, 2022, doi: https://doi.org/10.22219/jaa.v5i4.17919.
[25] D. Martani, N. A. Rahmah, F. Fitriany, and V. Anggraita, “Impact of audit tenure and audit rotation on the audit quality: Big 4 vs non-Big 4,” Cogent Econ. Financ., vol. 9, no. 1, 2021, doi: https://doi.org/10.1080/23322039.2021.1901395.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hafidzah Aliyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








