Analisis Penerapan Aplikasi Rekonsiliasi dan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Web

Authors

DOI:

https://doi.org/10.51903/kompak.v19i1.3740

Keywords:

MonSAKTI , SAKTI , SPAN , Rekonsiliasi, Laporan Keuangan Pemerintah

Abstract

Transformasi digital dalam pengelolaan keuangan negara mendorong pemanfaatan sistem informasi terintegrasi guna meningkatkan efisiensi rekonsiliasi dan kualitas laporan keuangan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan aplikasi Monitoring SAKTI (MonSAKTI) sebagai sistem rekonsiliasi dan penyusunan laporan keuangan berbasis web pada wilayah kerja KPPN Ruteng serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian merupakan pegawai yang memiliki kewenangan dan terlibat langsung dalam proses rekonsiliasi serta penyusunan laporan keuangan pada KPPN Ruteng. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MonSAKTI meningkatkan efisiensi proses rekonsiliasi melalui integrasi data antara SAKTI dan SPAN, percepatan identifikasi ketidaksesuaian transaksi, penyederhanaan proses rekonsiliasi, serta kemudahan penerbitan Surat Hasil Rekonsiliasi (SHR). Sistem ini turut mendukung peningkatan akurasi, transparansi, dan akuntabilitas pelaporan keuangan pemerintah. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan kualitas jaringan internet, perbedaan kompetensi operator satuan kerja, permasalahan migrasi data, serta penyelesaian transaksi dalam konfirmasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi MonSAKTI tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia, dukungan infrastruktur, dan efektivitas koordinasi antarunit kerja.

References

[1] S. Martadinata, “Akuntansi Sektor Publik di Indonesia,” Jurnal Inovasi Global, vol. 2, no. 6, pp. 620–624, 2024, doi: 10.58344/jig.v2i6.106.

[2] R. Aminy, E. Pituringsih, and E. Widiastuty, “Analisis Penerapan Good Governance, Standar Akuntansi Pemerintahan, dan Sistem Akuntansi Instansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan,” Valid Jurnal Ilmiah, vol. 18, no. 2, pp. 136–147, 2021, doi: 10.53512/valid.v18i2.181.

[3] Y. Setiawan and A. Munandar, “Aplikasi MonSAKTI: Kunci Menuju Laporan Keuangan Pemerintah yang Berkualitas,” INOVASI, vol. 12, no. 1, pp. 327–337, Jun. 2025, doi: 10.32493/INOVASI.V12I1.P327-337.46969.

[4] M. A. Arifin, “Standar Akuntansi Pemerintah dalam Mewujudkan Good Goverment Governance,” Jurnal Media Wahana Ekonomika, vol. 13, no. 4, 2019, doi: 10.31851/jmwe.v13i4.2705.

[5] R. R. P. Djawang, A. Made, and A. R. Sari, “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Informasi Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah,” Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi, vol. 7, no. 2, 2020, doi: 10.21067/jrma.v7i2.4257.

[6] R. D. Ambarwati, R. A. Qadri, and M. Hadi, “Tjokro-[ism] Case Study: Reconciling the Tangled-Thread of Cash Management Practice in Treasury Accounting Field,” Jurnal Riset Akuntansi Terpadu, vol. 14, no. 2, pp. 150–169, Oct. 2021, doi: 10.35448/JRAT.V14I2.12195.

[7] J. Gabril Oflagi, H. Manossoh, and S. Kho Walandouw, “Analisis Aplikasi E-Rekon-LK terhadap Rekonsiliasi Laporan Keuangan pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara Provinsi Utara,” Going Concern : Jurnal Riset Akuntansi, vol. 13, no. 02, pp. 693–704, Jun. 2018, Accessed: Jun. 25, 2026. [Online]. Available: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/gc/article/view/19929

[8] “Pentingnya Rekonsiliasi Monsakti bagi Laporan Keuangan yang Berkualitas.” Accessed: Jun. 25, 2026. [Online]. Available: https://djpb.kemenkeu.go.id/kppn/benteng/id/data-publikasi/artikel/2990-pentingnya-rekonsiliasi-monsakti-bagi-laporan-keuangan-yang-berkualitas.html

[9] M. A. Djuanda and R. Hamdani, “Penerapan Aplikasi Laporan Keuangan di Kementerian Indonesia: Rekonsiliasi Single Database SAKTI,” Kompak: Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi, vol. 16, no. 1, pp. 52–60, 2023, doi: 10.51903/kompak.v16i1.1041.

[10] A. I. Anwar and M. Hadi, “Implementasi Aplikasi Sakti dan Span Dalam Penyusunan Laporan Keuangan,” Jurnal Informatika, vol. 1, no. 2, pp. 32–55, 2022, doi: 10.57094/ji.v1i2.359.

[11] M. Azkar, “To Use WEB-Based Integrated Applications Through the Agency Level Financial Application System (SAKTI) for the Function of State Financial Management (Case Study on the APBN Work Unit in the Regional Office of the Ministry of Religion),” International Journal of Policy and Public Administration, vol. 4, no. 2, pp. 97–108, 2023, doi: 10.33369/ispaj.v4i2.29169.

[12] E. Setiawan, A. Juanda, and D. Leniwati, “Accrual-Based Accountability of Budgeting Realization Report in a Government Institution,” Journal of Economic Sciences, vol. 2, no. 6, pp. 432–442, 2025, doi: 10.62885/ekuisci.v2i6.748.

[13] A. T. Jonathan, K. Aswar, and Ermawati, “The Implementation of Accrual Basis Accounting in Indonesian Local Government,” Journal of Economics and Behavioral Studies, vol. 12, pp. 67–72, 2020, doi: 10.22610/jebs.v12i4(j).3048.

[14] Pemerintah Indonesia, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 217/PMK.05/2022 Tahun 2022 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat. Indonesia, 2022.

[15] J. G. Oflagi, H. Manossoh, and S. K. Walandouw, “Analisis Aplikasi E-Rekon-LK terhadap Rekonsiliasi Laporan Keuangan pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara Provinsi Utara,” Going Concern Jurnal Riset Akuntansi, vol. 13, no. 2, 2018, doi: 10.32400/gc.13.02.19929.2018.

[16] V. A. Prakoso, N. M. D. Ratnadi, and I. A. D. Putri, “Pengaruh Kompetensi dan Budaya Organisasi pada Kinerja Penyusun Laporan Keuangan Satuan Kerja melalui Komitmen Organisasi,” E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, p. 2789, 2017, doi: 10.24843/eeb.2017.v06.i07.p07.

[17] M. R. Saragih and R. Aritonang, “Pengaruh Harapan Kinerja, Harapan Usaha, Pengaruh Sosial, Fasilitas Kondisi terhadap Tingkat Penggunaan Monsakti sebagai Aplikasi Penyusunan Laporan Keuangan di Direktorat PAUD Dikdasmen,” Jurnal Sosial dan Sains, vol. 5, no. 5, pp. 1485–1497, 2025, doi: 10.59188/jurnalsosains.v5i5.32130.

[18] C. M. J. Gultom and S. N. Harahap, “Implementasi Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) pada Penyusunan Laporan Keuangan Satuan Kerja Pemerintah,” Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, vol. 8, no. 1, pp. 300–313, 2024, doi: 10.33395/owner.v8i1.1846.

[19] M. Hadi, R. D. Ambarwati, H. Sugiyanto, and A. Khuluq, “Determinant Analysis of SAKTI Implementation (Delone and Mclean Information System Success Model Approach),” Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia, vol. 9, no. 2, pp. 207–221, 2024, doi: https://doi.org/10.23917/reaksi.v9i2.5429.

[20] M. C. Suchman, “Managing Legitimacy: Strategic and Institutional Approaches,” Academy of Management Review, vol. 20, no. 3, pp. 571–610, 1995, doi: 10.2307/258788.

[21] G. Bucior and A. Zurawik, “The Autonomy of Public Sector Units in the Process of Formulating Accounting Policy – Evidence from Poland,” European Research Studies Journal, pp. 555–581, 2022, doi: 10.35808/ersj/3050.

[22] S. G. Mauro, L. Cinquini, and D. Pianezzi, “New Public Management between reality and illusion: Analysing the validity of performance-based budgeting,” The British Accounting Review, vol. 53, no. 6, p. 100825, 2019, doi: 10.1016/j.bar.2019.02.007.

[23] D. Chow, R. Pollanen, R. F. Baskerville, C. A. Pontoppidan, and R. E. Day, “Usefulness of consolidated government accounts: A comparative study,” Public Money & Management, vol. 39, no. 3, pp. 175–185, 2018, doi: 10.1080/09540962.2018.1535034.

[24] P. J. DiMaggio and W. W. Powell, “The Iron Cage Revisited: Institutional Isomorphism and Collective Rationality in Organizational Fields,” Am. Sociol. Rev., vol. 48, no. 2, p. 147, 1983, doi: 10.2307/2095101.

[25] D. Ardyanto, I. K. Subagja, and A. Hakim, “Implementasi Sistem Keuangan terhadap Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan di Kementrian Pertahanan melalui Aplikasi Sakti,” Journal of Accounting and Finance Management, vol. 6, no. 5, pp. 2773–2780, 2025, doi: 10.38035/jafm.v6i5.2829.

[26] R. A. Damayanti, S. Syarifuddin, D. Darmawati, and A. Indrijawati, “[Re]Konstruksi Akuntabilitas: Sebuah Tinjauan Akuntansi dan Sistem Informasi dari Perspektif Lokal,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 17, no. 2, 2013, doi: 10.24034/j25485024.y2013.v17.i2.158.

[27] F. Hakim and R. W. Kusumah, “Pengaruh Implementasi Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI), Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Pengendalian Internal terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Tingkat Wilayah Lingkup Badan Pusat Statistik,” Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), vol. 9, no. 1, pp. 2050–2070, 2025, doi: 10.31955/mea.v9i1.5360.

[28] B. M. L. Ndate, H. Herdi, T. F. Q. Patty, and M. N. Ice, “Analisis penerapan standar akuntansi pemerintah dalam penyusunan laporan keuangan,” Journal of Accounting and Digital Finance, vol. 5, no. 3, pp. 395–410, 2025, doi: 10.53088/jadfi.v5i3.2435.

Downloads

Published

2026-07-29

How to Cite

Analisis Penerapan Aplikasi Rekonsiliasi dan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Web. (2026). Kompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi , 19(1), 398-406. https://doi.org/10.51903/kompak.v19i1.3740

Similar Articles

21-30 of 127

You may also start an advanced similarity search for this article.