Perilaku Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Layanan Pinjaman Online

Authors

  • Friderikus Zebua Management, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia (STIEPARI) Semarang, Indonesia
  • Ray Octafian Management, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia (STIEPARI) Semarang, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-9117-8618

DOI:

https://doi.org/10.51903/kompak.v18i2.3353

Keywords:

Manajemen Risiko, Layanan, Perilaku, Pinjaman Online

Abstract

Fenomena meningkatnya penggunaan layanan pinjaman online di kalangan mahasiswa menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi risiko finansial yang dapat mengganggu kesejahteraan dan performa akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis perilaku manajemen risiko mahasiswa STIEPARI Semarang dalam penggunaan layanan pinjaman online, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan perilaku tersebut, serta memahami implikasinya terhadap kesejahteraan finansial mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi, melibatkan 14 mahasiswa sebagai informan utama. Temuan menunjukkan adanya kesenjangan substansial antara pemahaman konseptual mahasiswa tentang risiko dengan praktik aktual dalam pengambilan keputusan finansial, di mana mahasiswa dengan latar belakang pendidikan ekonomi tidak selalu menunjukkan perilaku manajemen risiko yang lebih baik. Rekomendasi penelitian mencakup pengembangan program edukasi berbasis experiential learning, implementasi sistem mentoring oleh mahasiswa senior, dan pembentukan early warning system untuk mendeteksi mahasiswa berisiko mengalami masalah kredit.

References

[1] L. Masruroh dan R. Octafian, “An In-Depth Investigation of Investor Decision-Making and Cryptocurrency Market Dynamics,” J. Econ. Manag. Account. Comput. Appl., vol. 2, no. 1, hal. 28–36, 2025, doi: 10.69693/jemaca.v2i1.23.

[2] F. E. D. Harefa dan R. Octafian, “Cryptocurrency Vs Traditional Banking Unraveling the Future of Financial Systems,” Manag. Stud. Bus. J., vol. 2, no. 1, 2025.

[3] K. A. Saragih dan A. M. Hidayat, “… Sikap Pengguna Terhadap Fintech Lending, Regulasi Dan Kepercayaan Terhadap Penggunaan Peer To Peer Lending (Studi Kasus Pengguna …,” eProceedings of Management. 2024.

[4] F. He, Y. Li, T. Xu, L. Yin, W. Zhang, dan X. Zhang, “A Data-Analytics Approach for Risk Evaluation in Peer-to-Peer Lending Platforms,” IEEE Intell. Syst., vol. 35, no. 3, hal. 85–95, 2020, doi: 10.1109/MIS.2020.2971946.

[5] M. I. Naraswari, “A Legal Review of Default in Online Loans in Indonesia,” J. Soc. Res., vol. 4, no. 7, hal. 1350–1358, 2025, doi: 10.55324/josr.v4i7.2621.

[6] R. Indriaputri, “Analisis implementasi manajemen risiko dalam perbankan digital: Tantangan era teknologi finansial,” Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) eISSN, vol. 3. urj.uin-malang.ac.id, hal. 433–441, 2025, [Daring]. Tersedia pada: http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index.

[7] M. R. I. Falaq, “Analisis Hukum Ragam Tanda Tangan Elektronik Pada Pinjaman Online,” Umsida, 2023, [Daring]. Tersedia pada: http://eprints.umsida.ac.id/11885/%0Ahttp://eprints.umsida.ac.id/11885/1/ARTIKEL 24.pdf.

[8] N. Kusbianto et al., “Analisis Prinsip Kehati-hatian dalam Fintech Peer to Peer Lending terhadap Pengguna berdasarkan Hukum Positif di Indonesia,” J. Huk. Lex Gen., 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.itbsemarang.ac.id/index.php/JREA/article/view/2249%0Ahttps://jurnal.itbsemarang.ac.id/index.php/JREA/article/download/2249/2421%0Ahttps://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJAKUN/article/view/50881%0Ahttps://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJAK.

[9] R. Muhammad dan I. K. Nissa, “Analisis Resiko Pembiayaan dan Resolusi Syariah pada Peer-To-Peer Financing,” Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah, vol. 8, no. 1. pdfs.semanticscholar.org, hal. 63, 2020, doi: 10.21043/equilibrium.v8i1.6558.

[10] R. Nopiah, R. E. Febriani, dan A. Sitorus, “Financial Technology (Peer-to-Peer Lending): Efficiency and Effect on Economic Growth in Indonesia,” Proc. 1ST …, hal. 116–126, 2023, doi: 10.2991/978-94-6463-328-3_14.

[11] J. Firnando, S. A. Rahmadani, R. A. Sejati, A. Z. Salzabillah, S. N. Rahma, dan L. Sofia, “Financial Quotient Generasi Z: Lifestyle Exposure dan Strategi Manajemen Risiko dalam Penggunaan Pinjaman Online,” Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, vol. 12, no. 1. hal. 84–104, 2025, doi: 10.35891/jip.v12i1.5638.

[12] R. Cornellia, A. Oktaviani, dan H. Handayani, “Financial Literacy Program in Introducing Online Loan Applications to University Students,” KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat, vol. 5, no. 3. hal. 136–144, 2024, doi: 10.37010/kangmas.v5i3.1771.

[13] W. Stevani dan L. Sudirman, “Urgensi Perlindungan Data Pengguna Financial Technology terhadap Aksi Kejahatan Online di Indonesia,” J. Judic. Rev., vol. 23, no. 2, hal. 197–216, 2021, doi: 10.37253/jjr.v23i2.5028.

[14] J. Beno, A. . Silen, dan M. Yanti, Upaya Pencegahan Tindak Pidana Pinjaman Online Illegal Di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah Skripsi, vol. 33, no. 1. repository.unissula.ac.id, 2022.

[15] Safira dan S. Lubis, “The Terror of Data Dissemination Due to Online Loan Default Perspective of Law Number 11 of 2008 Concerning Electronic Information and Transactions (Case Study of Online Loan Customers in Medan City),” JHSS (Journal of Humanities and Social Studies), vol. 07. hal. 214–218, 2023.

[16] K. Dinya Solihati, M. Rizki, dan N. Sari, “The Role of The Government to Improve Financial Literacy in Efforts to Prevent The Use of Illegal Online Loans,” KnE Social Sciences. knepublishing.com, 2023, doi: 10.18502/kss.v8i11.13581.

[17] O. Rosalia, D. R. Mulyanti, T. E. Susianto, A. Noviya, dan R. Purnomo, “The influence of Financial Literacy on Personal Financial Management in millennials in Indonesia,” Nomico, vol. 1, no. 12. hal. 109–118, 2025, doi: 10.62872/w09ms059.

[18] L. Liu, G. Lu, dan W. Xiong, The Big Tech Lending Model. aeaweb.org, 2022.

[19] I. Izza Afdania, Sunardi, dan A. Kaimuddin, “Tanggung Jawab Pidana Pelaku Usaha Pinjaman Online Ilegal,” Dinamika, vol. 28, no. 9, hal. 4389–4412, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://blog.amartha.com/tren-dan-tantangan-.

[20] T. Hidayati, I. Ismayani, Y. T. Tanjung, dan L. Faqrurrowzi, “Sosialisasi Peran Dan Risiko Pinjaman Online,” J. Liaison Acad. Soc., vol. 2, no. 4, hal. 107–113, 2022, doi: 10.58939/j-las.v2i4.435.

[21] Q. Bu, “Risks in Online College Student Lending in China and Coordinated Regulation,” Sci. Insights, vol. 42, no. 2, hal. 807–811, 2023, doi: 10.15354/si.23.re122.

[22] B. Li, “Retraction:Online Loan Default Prediction Model Based on Deep Learning Neural Network,” Computational Intelligence and Neuroscience, vol. 2022. Wiley Online Library, 2022, doi: 10.1155/2022/4276253.

[23] X. Zhang, L. Xu, N. Li, dan J. Zou, “Research on credit risk assessment optimization based on machine learning,” Appl. Comput. Eng., vol. 69, no. 1, hal. 173–178, 2024, doi: 10.54254/2755-2721/69/20241497.

[24] R. K. S. Prayitno, “Polemik Pinjaman Online: Perempuan Dan Literasi,” … Dan Literasi Digit. Antara Probl. …, 2021, [Daring]. Tersedia pada: https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=OXZQEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA145&dq=literasi+keuangan+pinjaman+online&ots=pZBBJMjRLP&sig=50KhnNmtHNqbp7ME0SjIl3IExDM.

[25] U. Sekaran dan R. Bougie, “Metode Penelitian Untuk Bisnis. Dalam Metode penelitian Untuk Bisnis,” 2, hal. 136, 2017, [Daring]. Tersedia pada: https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=2IcBqW0AAAAJ&pagesize=100&citation_for_view=2IcBqW0AAAAJ:ZHo1McVdvXMC.

[26] M. Maivalinda, H. Sulistianingsih, dan T. R. Riski, “Mengukur Prilaku Pinjaman Online Melalui Literasi Keuangan Digital, Preferensi Risiko dan Faktor Demografi Sebagai Variabel Moderasi,” J. Ekon. dan Bisnis Dharma Andalas, vol. 25, no. 2, hal. 561–572, 2023, doi: 10.47233/jebd.v25i2.1002.

[27] A. Hidayah, “Membongkar Sisi Gelap Fintech Peer-To-Peer Lending (Pinjaman Online) Pada Mahasiswa Di Yogyakarta,” J. Humanit. Stud., vol. 1, no. 1, hal. 1–17, 2022, doi: 10.22202/jhs.2022.v1i1.6189.

[28] P. Villa Amilia, S. Nur Is Safira, S. Susilawati, dan R. Fauziah, “Media Hukum Indonesia (MHI) Kajian Hukum Terhadap Implementasi Layanan Fintech Berbasis Peer-to-Peer Lending dalam Perspektif Hukum Positif di Indonesia,” Media Huk. Indones., vol. 3, no. 3, hal. 441–448, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://doi.org/10.5281/zenodo.15649077.

[29] J. P. Noriega, L. A. Rivera, dan J. A. Herrera, “Machine Learning for Credit Risk Prediction: A Systematic Literature Review,” Data, vol. 8, no. 11. mdpi.com, 2023, doi: 10.3390/data8110169.

[30] E. Dayinati, U. N. Manurung, A. E. Putri, dan H. Hasyim, “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Generasi Milenial dan Z Terjebak Pinjaman Online,” As-Syirkah Islam. Econ. Financ. J., vol. 3, no. 2, 2024, doi: 10.56672/syirkah.v3i2.152.

[31] Rizka Zohrian Ridha Yani, Ruslan Haerani, dan Sumarni, “Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Dalam Perjanjian Pinjaman Online (Financial Tecnology) Melalui Aplikasi Adakami, Akulaku Dan Easychas Berdasarkan Hukum Positif Di Indonesia,” Unizar R. J., vol. 3, no. 2, hal. 319–327, 2024, doi: 10.36679/urj.v3i2.183.

[32] A. Rizkiansyah, “Perspektif Sosiologi Hukum Islam Terhadap Pinjaman Online,” CAUSALITY: Journal National Public Issues. 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.inacexter.com/index.php/causality/article/view/32.

[33] E. Permatasari, S. Fatimah, N. Safitri, dan R. Wijaya, “Problems of Peer-to-Peer Lending (P2PL) in Indonesia from an Islamic Law Perspective,” Jurnal Ilmiah Mizani, vol. 11, no. 1. hal. 115–126, 2024, doi: 10.29300/mzn.v11i1.3440.

[34] N. Eprianti, Z. N. Firdaus, dan N. D. Himayasari, Effectiveness Financing Through Peer To Peer Financial Technology At Smmb (Small and Medium Micro Business) in Indonesia, vol. 43. papers.ssrn.com, 2020.

[35] A. R. KH K, “Financial Technology Terdaftar Sebagai Alternatif Pinjaman Modal Usaha Bagi Masyarakat,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Sakai Sambayan, vol. 9, no. 1, hal. 42–47, 2025, doi: 10.23960/jss.v9i1.542.

[36] H. Ayu, L. Zuhri, dan Ismiyanto, “Legal Socialization on the Rise of Online Loans in Laweyan Village, Surakarta,” Semar Law Soc. J. Pengabdi. Masy. Bid. Huk., vol. 1, no. 1, hal. 14–22, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.uns.ac.id/index.php/semarlawsociety/article/view/2318.

[37] R. Rachman, “Online Loans: Legal Aspects in the Era of Financial Technology,” Widya Pranata Huk. J. …, vol. 6, no. 2, hal. 233–245, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.widyamataram.ac.id.prosiding-uwm.com/index.php/pranata/article/view/1610%0Ahttps://ejournal.widyamataram.ac.id.prosiding-uwm.com/index.php/pranata/article/view/1610/665.

[38] N. A. A. Alfathimi, “Opportunities and Challenges of Sharia Fintech (Financial Technology) in Indonesia,” Tawazuna, vol. 2, no. 2, 2023, doi: 10.35747/twz.v2i2.732.

[39] R. S. D. Monang, Ardiansyah Bangun, “Perlindungan Konsumen Pembiayaan Online Tanpa Anggunan Di Kota Medan,” J. Rectum, vol. 4, no. 2, hal. 337–350, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.darmaagung.ac.id/index.php/jurnalrectum/article/download/1985/1806.

[40] Adelisca Pramesti, Hikmat Zakky Almubaroq, dan Editha Praditya Duarte, “Reformulation of Digital Protection Against Loan Crime Illegal Online as a Pillar of National Defense in the Cyber Era,” Formosa J. Soc. Sci., vol. 4, no. 2, hal. 263–280, 2025, doi: 10.55927/fjss.v4i2.370.

[41] D. Dinanti, M. Sakti, I. P. Irfani, dan S. A. Pramita, “Politics of Law for the Protection of Debtors as Consumers in Fintech based Loaning Services,” Unnes Law Journal: Jurnal Hukum Universitas Negeri Semarang, vol. 6, no. 2. hal. 427–444, 2020, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ulj/article/view/40349.

[42] I. W. A. Modja dan A. A. A. Primantari, “Perlindungan Hukum Kepada Nasabah Pada Aktivitas Transaksi Di Aplikasi Pinjaman Online,” JMA J. Media Akad., vol. 3, no. 9, hal. 1–15, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/view/2847.

[43] A. Natalia Wisung, S. Aloysius, Y. M. Y. Jacob, dan D. Mauritsius, “Peran Otoritas Jasa Keuangan dalam Menangani Penawaran Pinjaman Uang Online Oleh Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI),” COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, vol. 3, no. 1. academia.edu, hal. 233–247, 2023, doi: 10.59141/comserva.v3i1.770.

[44] N. D. H. Soedarbe, C. A. P. Koleangan, dan M. J. Korompis, “Pengaruh Pemahaman, Kemudahan Penggunaan Dan Motif Terhadap Minat Menggunakan Pinjaman Online Melalui Peer To Peer Lending Pada Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Katolik De La Salle Manado,” J. Innov., vol. 20, hal. 1–11, 2023, [Daring]. Tersedia pada: https://feb.unikadelasalle.ac.id/ejournal/index.php/innovative/article/view/31.

[45] D. Frederica, F. C. S. Magdalena, G. Gunarso, C. Anatasia, dan H. D. Cici, “Pengaruh Literasi Keuangan Dan Faktor Lainnya Terhadap Niat Masyarakat Menggunakan Pinjaman Online,” Jurnal Riset Bisnis, vol. 7, no. 1. hal. 141–155, 2023.

[46] S. M. Juliama, S. P. Panjaitan, dan M. Syaifuddin, “Legal Analysis Of The Legal Nullibility Of Online Loan Agreements Based On Financial Technology (Fintech),” Jurnal Hukum Sehasen, vol. 10, no. 1. 2024, doi: 10.37676/jhs.v10i1.5706.

[47] J. Ayuningtyas, “Legal protection of personal data for emergency contacts unilaterally included in illegal online loan services,” Tech. Soc. Sci. J., vol. 59, hal. 103–114, 2024, doi: 10.47577/tssj.v59i1.11213.

[48] A. Hamid, W. Widjaja, S. S, F. Napu, dan B. Sipayung, “The Role of Fintech on Enchancing Financial Literacy and Inclusive Financial Management in MSMEs,” TECHNOVATE J. Inf. Technol. Strateg. Innov. Manag., vol. 1, no. 2, hal. 81–88, 2024, doi: 10.52432/technovate.1.2.2024.81-88.

[49] P. R. Dei, “Revolution in Finance: Innovations Driven by Fintech and Artificial Intelligence,” International Journal of Innovative Science and Research Technology. researchgate.net, hal. 874–882, 2025, doi: 10.38124/ijisrt/25sep560.

[50] R. Y. Astuti dan B. G. Adiba, “Risk Management Financing Analysis In Sharia Peer To Peer Lending At Pt Alami Fintek Sharia,” Proc. Int. Conf. Sustain. Innov., vol. 2, no. 77, hal. 20–21, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://prosiding.umy.ac.id/icosi/index.php/picosi/article/view/49.

[51] H. H. Ayub dan T. M. Tarigan, “Perlindungan Konsumen Terkait Kartel Pinjaman Online Perspektif Ibnu Taimiyah,” … Islamic Law, Human Right and Public …. PT RADJA INTERCONTINENTAL …, 2024, [Daring]. Tersedia pada: http://repository.uinsu.ac.id/22893/.

[52] Agung Suma Kurniawan, Perlindungan Data Konsumen Terhadap Pembayaran Hutang Pinjaman Online. repository.um-surabaya.ac.id, 2023.

[53] Juliyah Juliyah, Indah Mawarni, Muhammad Arif Maulana, dan Noerma Kurnia Fajarwati, “Dampak Atas Kemudahan Fintech Dalam Pinjaman Online Terhadap Karyawan Swasta Di Daerah Serang,” J. Kaji. dan Penelit. Umum, vol. 2, no. 1, hal. 241–249, 2024, doi: 10.47861/jkpu-nalanda.v2i1.884.

[54] Fitriyana, S. Bachmid, dan Nurfitriani, Efektivitas Pinjaman Online atau Pinjol sebagai Dana Darurat Bagi Karyawan Swasta (Studi Pada PT. Ciriajasa Cm), vol. 4, no. 1. repository.uindatokarama.ac.id, 2025.

[55] M. W. Sari1 dan A. Novrianto2, “Analysis Of Factors Affecting Community Decisions To Apply For Online Loans (Fintech),” Int. J. Adv. Sci. Technol., vol. 29, no. 9s, hal. 4850–4859, 2020, [Daring]. Tersedia pada: http://repository.upiyptk.ac.id/id/eprint/8213.

[56] L. B. Pandeirot dan A. C. Aseng, “Closing the Gap between Financial Literacy and Financial Inclusion,” J. Inform. Ekon. Bisnis, hal. 443–447, 2024, doi: 10.37034/infeb.v6i2.877.

[57] W. Febriansyah, W. J. Ermawati, A. Fariyanti, dan M. Syukur, “Digital Transformation and Bank Performance: The Moderating Role of Risk in Indonesian Commercial Banks,” Ris. Akunt. dan Keuang. Indones., vol. 10, no. 2, hal. 160–173, 2025, doi: 10.23917/reaksi.v10i2.11828.

[58] R. S. Kunchakara dan S. S. Shaiku, “Unveiling Opportunities and Obstacles of Digital Lending in India: A Review Through PRISMA Framework: [Oportunidades y Obstáculos del Préstamo Digital en la India: Una Revisión Mediante el Marco PRISMA],” Int. J. Organ. Divers., vol. 26, no. 1, hal. 41–73, 2025, doi: 10.18848/2328-6261/cgp/v26i01/41-73.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Perilaku Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Layanan Pinjaman Online. (2025). Kompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi , 18(2), 765-773. https://doi.org/10.51903/kompak.v18i2.3353

Similar Articles

1-10 of 60

You may also start an advanced similarity search for this article.